RESILIENCE: THIS MOMENT AND BEYOND (INDONESIAN) KETANGGUHAN: SAAT INI DAN SETELAHNYA

Apa itu “Ketangguhan?” Apa yang berhasil dan tidak berhasil dalam menjaga posisi diri Anda? Bagaimana kita bisa menilai dan memulihkan diri dengan cepat dari situasi penuh tekanan atau tidak nyaman?

Sumber daya pelatihan ini dirancang untuk melengkapi pelatihan Ketangguhan kami selama satu jam. Hollaback! bertujuan untuk memberikan edukasi tentang  cara menahan diri, mengawasi diri sendiri, dan mengambil pilihan aktif tentang cara kita menanggapi stres dan trauma. Seperti biasa, berhati-hatilah jika Anda memutuskan untuk terus membaca artikel ini, topik berikut mungkin sensitif bagi sebagian orang.

MENJELASKAN ISTILAH:

Dalam arti yang bersifat lebih harfiah, ketangguhan didefinisikan sebagai kemampuan suatu objek untuk kembali ke bentuk semula. Konsep ilmiah yang sama bisa diterapkan pada cara kita menjalani hidup di dunia yang penuh dengan ketidakadilan dan luka. Ada banyak bidang tempat Anda dapat membangun ketangguhan: ketangguhan pribadi, ketangguhan hubungan, ketangguhan masyarakat, dan ketangguhan sosial. Semua bentuk sama pentingnya dan saling mendukung.

Sumber daya ini serta pelatihan Hollaback! difokuskan pada ketangguhan pribadi karena kehadiran Anda di dunia akan muncul dan memberikan informasi tentang hubungan, komunitas, dan masyarakat sekitar Anda, demikian pula sebaliknya. Ketangguhan pribadi juga merupakan satu-satunya bentuk ketangguhan yang bisa Anda kendalikan sepenuhnya. 

Di masa kini, kita tidak hanya mengandalkan self-care, tetapi cara untuk menentukan pilihan dalam situasi yang menantang, bahkan bersifat traumatis. Dengan membaca sumber daya ini sekarang, Anda telah mengambil langkah pertama dalam menjalani kehidupan yang tangguh dan kuat. Apa langkah selanjutnya? 

LANGKAH PERTAMA: RANGKUL APA YANG ADA.

Untuk berkembang, Anda harus melihat dan memahami apa yang terjadi secara menyeluruh. 

Terkadang, Anda mungkin ingin berpura-pura rasa sakit tidak terjadi tidak ada rasa sakit — atau bahwa Anda sebenarnya lebih kuat dari rasa sakit itu. Begitu kuat sehingga Anda tidak perlu merasakannya. Pada lain waktu, Anda mungkin melihat hanya ada rasa sakit. Kegembiraan terasa seolah-olah tidak nyata, ilusif, bohong. Mungkin Anda merasakan keduanya secara bersamaan. 

Ketidakmampuan untuk menerima “apa adanya” merupakan hal yang disebut oleh para psikolog sebagai “disasosiasi,” strategi bertahan hidup alami namun tidak ideal yang pada dasarnya memaksa otak Anda tidak merasakan apa-apa sama sekali. Ini dapat muncul dalam berbagai cara: selalu menyibukkan diri, mengonsumsi alkohol/narkoba, melamun, overdosis konsumsi media, tetapi ada kekuatan dalam menentukan rasa sakit dan rasa nikmat

Hollaback! telah mengembangkan kekuatan dalam gerakan kesetaraan gender dengan membantu individu mengenali rasa sakit, luka, dan menyalahkan diri sendiri saat mengalami tindakan pelecehan. Rasa sakit dapat memotivasi, mengajari, dan menguatkan diri kita. Ada juga kekuatan dalam menentukan hal-hal yang bermanfaat, hal yang Anda ketahui bisa membuat diri Anda merasa kuat dan memiliki tujuan tertentu. Jika kita hanya berdiam diri menghadapi rasa sakit, mengabaikan tanda-tanda dari tubuh kita, kita tidak akan pernah menemukan jalan keluar menuju kebebasan. Kita bersikap tangguh dengan memahami diri kita sendiri. 

Trauma juga bisa bersifat turun-temurun. Trauma perbudakan, pembinasaan, perang, genosida, dan peristiwa yang mengubah hidup terbawa ke generasi berikutnya. Secara ilmiah, trauma bisa meninggalkan jejak kimiawi pada gen seseorang, lalu diturunkan ke generasi berikutnya. Tanda ini tidak merusak gen secara langsung; tidak ada mutasi. Sebaliknya, tanda ini mengubah mekanisme saat gen mengekspresikan dirinya. Dengan mengembangkan ketangguhan, kita berpotensi bisa mengubah cara kita mengodekan momen ini ke anak, cucu, dan generasi masa depan kita.

CARA MENERIMA PERASAAN ANDA:

  • Perhatikan dan beri nama emosi Anda tanpa rasa praduga
  • Pindai tubuh untuk menemukan tempat bertumpu, sensasi, atau tidak adanya faktor tersebut
  • Rasakan kaki Anda di lantai, bersandarlah ke kursi
  • Bernapas mendalam // 4 Langkah Pernapasan
  • Berbicara dengan teman/keluarga
  • Tahu kapan saat semua terasa “berlebihan” dan waktu untuk mundur

LANGKAH 2: BUAT CERITA ANDA.

Langkah selanjutnya adalah tentang seni memahami hal yang terjadi pada diri kita. 

Anda merupakan penulis cerita diri Anda. Mungkin tidak selalu terasa seperti itu. Anda tentunya tidak meminta rasa sakit. Anda tidak meminta tindakan yang mereka lakukan kepada diri Anda atau apa yang mereka abaikan. Anda tidak meminta rasa trauma. Dan sejujurnya, semua ini bukan salah Anda. Namun, ilmu ketangguhan mengingatkan kita bahwa cara kita menceritakan kisah juga sangatlah penting. Ini sangat penting dan faktanya dapat membentuk cerita masa depan kita.

Bayangkan Anda ingin membeli mobil berwarna biru, dan tiba-tiba Anda hanya bisa melihat mobil biru. Ke mana pun Anda pergi, yang terlihat hanyalah mobil biru. Apakah ada banyak mobil biru di jalanan? Ya. Apakah sebenarnya ada *lebih banyak* mobil biru? Tidak.

Sekarang, mari mengganti “mobil biru” dengan “peristiwa traumatis”. Saat Anda mengalami banyak peristiwa traumatis, mudah saja untuk melihat hal lain — atau bahkan segalanya — sebagai trauma. Sulit untuk melihat kegembiraan, rasa syukur, dan keindahan  saat pikiran kita sedang terganggu, tetapi tindakan untuk mencari hal ini di tengah peristiwa traumatis merupakan inti dari ketangguhan.

CARA MENJADI PENULIS NARASI ANDA:

  • Perhatikan saat Anda hanya melihat “mobil biru”
  • Berlatihlah menggunakan pernyataan “DAN”, saat rasa sakit berada di samping perasaan sukacita
  • Tuliskan mantra diri Anda, lalu ulangi
  • Temukan cerita Anda melalui musik 
  • Menulis
  • Karya seni (Kerajinan/Menari/Menyanyi, dll.)

LANGKAH 3: TENTUKAN PILIHAN. 

Kesadaran mengarah pada pilihan, dan dalam pilihan, ada kebebasan. Dengan merangkul apa yang ada, dan membuat cerita Anda, Anda sedang membangun kesadaran. Hidup akan membuat Anda goyah, dan Anda harus belajar cara untuk memosisikan diri kembali dengan cepat. Semua pertumbuhan berpusat pada tindakan!

CARA UNTUK BERTINDAK: 

  • Higienitas tidur
  • Batasi waktu Anda di media/media sosial
  • Membantu orang lain
  • Belajar untuk berkata tidak
  • Terima kondisi dan rawat tubuh Anda 
  • Waktu menyendiri
  • Waktu di komunitas
  • Latihan yang meningkatkan semangat (berlari, menari)
  • Latihan menurunkan ketegangan (meditasi, yoga)
  • Mengekspresikan rasa syukur/menyusun jurnal rasa syukur

BAGAIMANA CARA MELATIH ORANG LAIN MENGGUNAKAN SUMBER DAYA KETANGGUHAN HOLLABACK?

Kami bermitra dengan organisasi di seluruh dunia untuk menyesuaikan pelatihan yang telah terbukti terkait dengan budaya, konteks, dan identitas setempat. Ada dua cara untuk bekerja sama dengan kami. Pertama, kami bisa memberikan pelatihan, baik dengan menggunakan layanan kami sebagai konsultan atau melalui hibah yang kami ajukan secara kolaboratif. Kedua, kami juga melisensikan metodologi pelatihan kepada berbagai organisasi secara global. Tenaga pelatih dari berbagai organisasi ini perlu menjalani sesi pelatihan selama tiga hari dan menandatangani MOU sebelum memberikan pelatihan secara lokal, untuk memastikan kualitasnya. Kirimkanlah email ke [email protected] jika Anda tertarik.

IKUTI PELATIHAN

APA YANG HARUS DILAKUKAN SEKARANG? LANGKAH SELANJUTNYA: 

Inilah beberapa pelatihan tambahan yang kami sediakan sebagai referensi lebih lanjut. 

Terakhir, pertimbangkan untuk memberikan donasi agar kami bisa memperluas pelatihan ini. Kunjungi di sini untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Kami mendorong Anda untuk membagikan pelatihan ini kepada 10 teman serta membantu kami menciptakan lingkungan yang lebih aman dan penuh kasih sayang bagi semua orang! 

Pelajari selengkapnya:ihollaback.org/harassmenttraining/


KAMI MENGUMPULKAN CERITA UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN TENTANG PELECEHAN. DENGAN MEMBAGIKAN TESTIMONI, ANDA BISA MENGUBAH CARA ORANG MEMAHAMI MASALAH INI.
INGATLAH BAHWA ANDA TIDAK SENDIRIAN DAN KAMI MENDUKUNG ANDA.